IB Instaforex Indonesia

Deposit, Withdraw, Rebate, Asuransi Deposit, Bonus Deposit

  News


14 Februari 2017 Prediksi Rillis Data Selasa
14 Februari 2017  Oleh: Jogja-ifx


Jam 14:00 WIB: data Preliminary Gross Domestic Product (GDP) Jerman kwartal ke 4 tahun 2016 (Berdampak tinggi pada EUR)

Angka GDP menyatakan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam periode waktu tertentu. GDP dianggap sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi suatu negara dan biasanya diumumkan per kwartal. Rilis data berupa persentase perubahan dibandingkan kwartal sebelumnya.
Di negara-negara anggota kawasan Euro GDP dirilis 2 kali, Preliminary dan Final. Preliminary GDP adalah rilis pertama sehingga berdampak tinggi. Diantara negara-negara kawasan Euro yang paling berdampak adalah data GDP Jerman selaku lokomotif ekonomi kawasan. GDP Jerman kwartal ke 3 tahun 2016 naik 0.2%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.3% dan yang terendah sejak kwartal ke 3 tahun 2015. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya pengeluaran konsumen dan investasi di sektor konstruksi. Untuk kwartal ke 4 tahun 2016 diperkirakan GDP Jerman akan kembali naik 0.5%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 16:30 WIB: data Consumer Price Index (CPI) Inggris bulan Januari 2017 (Berdampak tinggi pada GBP)

Di Inggris CPI adalah pengukur utama tingkat inflasi yang selalu diperhatikan bank sentral sebagai pertimbangan utama dalam menentukan suku bunga. Ada 2 rilis yaitu CPI inti (Core CPI) dan CPI total. CPI inti tidak memperhitungkan kategori makanan, minuman dan energi (bahan bakar minyak dan gas). Data yang dirilis masing-masing untuk month over month (m/m) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.
Untuk Inggris yang paling berdampak adalah CPI total y/y (inflasi tahunan) yang digunakan sebagai acuan oleh BoE. Disamping CPI juga dirilis data Producer Price Index (PPI) dan Retail Price Index (RPI) yang hanya mengukur barang-barang konsumsi utama dan biaya sewa tempat tinggal (y/y), namun dampak CPI jauh lebih tinggi. Bulan Desember 2016 lalu inflasi tahunan Inggris naik 1.6%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.4% dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak bulan Juli 2014, sementara untuk basis bulanan (m/m) naik 0.5%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.3% dan yang tertinggi sejak bulan Pebruari 2014.
Naiknya inflasi tahunan bulan Nopember tersebut disebabkan oleh meningkatnya biaya transportasi (+3.7%), harga rumah (+0.4%), biaya rekreasi (+0.9%) dan tarfif hotel dan restaurant (+2.8%), sementara harga makanan dan minuman non alkohol mengalami kontraksi 1.1%.
CPI inti bulan Desember 2016 y/y juga naik 1.6%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.4% dan yang tertinggi sejak Agustus 2014. Untuk bulan Januari 2017 diperkirakan CPI total y/y akan kembali naik 1.9% dan CPI inti y/y akan naik 1.7%, sementara CPI total m/m akan turun 0.5% (atau -0.5%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan GBP menguat.

Jam 16:30 WIB: data Producer Price Index (PPI) Inggris bulan Januari 2017 (Berdampak medium pada GBP)

Indikator ini mengukur perubahan harga di tingkat produsen dan akan mempengaruhi tingkat inflasi di Inggris. Producer Price Index Inggris yang dirilis terdiri atas PPI input dan output. PPI input termasuk biaya operasional produksi dan lebih berdampak.
Bulan Desember 2016 lalu PPI input m/m Inggris naik 1.8%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 2.2% tetapi lebih tinggi dari bulan Nopember yang turun 0.6% (atau -0.6%), sementara untuk y/y naik 2.7%, kenaikan tertinggi sejak Maret 2012. Untuk bulan Januari 2017 diperkirakan PPI input m/m akan kembali naik 1.0% sementara y/y diperkirakan akan naik 3.2%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan GBP.

Jam 17:00 WIB: data Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 4 tahun 2016 (second estimate) (Berdampak medium pada EUR)

Untuk kawasan Euro, GDP dirilis oleh Eurostat 3 kali per kwartal yaitu Preliminary Flash GDP, Flash GDP dan Revised (Final). Rilis data berupa persentasi perubahan dibandingkan kwartal sebelumnya (quarter over quarter atau q/q). Preliminary Flash adalah rilis pertama sehingga dampaknya lebih besar.
Data Preliminary Flash GDP kwartal ke 4 tahun 2016 yang dirilis 31 Januari lalu naik 0.5%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.4% dan yang tertinggi sejak kwartal pertama tahun 2016. Diantara negara-negara di kawasan, Perancis tumbuh 0.4%, Austria tumbuh 0.5%, Spanyol 0.7%, Latvia 0.8% dan Lithuania 1.3%.
Untuk Flash GDP kawasan Euro kwartal ke 4 tahun 2016 diperkirakan akan tetap + 0.5%. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan maka EUR akan cenderung menguat.

Jam 17:00 WIB: indeks ZEW Economic Sentiment Jerman dan kawasan Euro bulan Pebruari 2017 (Berdampak medium-tinggi pada EUR)

Angka indeks Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) atau Centre for European Economic Research ini dibuat berdasarkan survey terhadap sekitar 275 investor dan analis di Jerman mengenai pandangannya terhadap perekonomian kawasan Euro pada umumnya dan Jerman pada khususnya untuk 6 bulan mendatang.
Pada waktu yang bersamaan dirilis indeks ZEW Jerman dan kawasan Euro, tetapi angka indeks untuk Jerman akan lebih berdampak. Sentimen investor dan analis adalah indikator awal bagi kondisi perekonomian. Angka positif (lebih besar nol) menunjukkan optimisme sedang angka negatif menunjukkan pesimisme. Bulan Januari lalu indeks ZEW Jerman berada pada angka +16.6, lebih rendah dari perkiraan +18.9 tetapi yang tertinggi sejak bulan Juni 2016. Indeks current situation naik signifikan ke angka 77.3, tertinggi sejak bulan Juli 2011. Sementara indeks ZEW kawasan Euro bulan Januari 2017 berada pada angka +23.2, lebih rendah dari perkiraan +24.2 tetapi yang tertinggi dalam setahun terakhir.
Untuk bulan Pebruari 2017 diperkirakan indeks ZEW Jerman akan terkoreksi ke angka +15.1 sementara untuk kawasan Euro akan berada pada angka +22.3. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan EUR menguat.

Jam 17:00 WIB: data Industrial Production kawasan Euro bulan Desember 2016 (Berdampak medium pada EUR)

Data ini mengukur persentase perubahan output sektor manufaktur, pertambangan dan energi di kawasan Euro. Rilis data berupa persentase perubahan month over month (m/m) yaitu persentase perubahan yang dibandingkan bulan lalu, dan year over year (y/y) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. Yang lebih berdampak adalah data m/m.
Sektor industri menyumbang sekitar 25% dari total GDP kawasan Euro. Karena indikator yang sama untuk Jerman dan Perancis telah dirilis sebelumnya, data ini relatif kurang berdampak kecuali terjadi perubahan signifikan. Industrial Production kawasan Euro bulan Nopember 2016 lalu naik 1.5%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.5% dan yang tertinggi dalam 3 bulan terakhir, sementara untuk basis tahunan (y/y) bulan Nopember naik 3.2%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 1.6% dan yang tertinggi sejak Januari 2016. Pada bulan Nopember 2016 produksi non durable consumer goods naik 2.9%, intermediate goods naik 1.6% dan energi naik 1.2%.
Untuk bulan Desember 2016 diperkirakan Industrial Production kawasan Euro m/m akan turun 1.4% (atau -1.4%) dan y/y diperkirakan naik 1.7%. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan EUR.

Jam 20:30 WIB: data PPI AS bulan Januari 2017 (Berdampak tinggi pada USD)

Indikator yang juga disebut Finished Goods PPI  atau Wholesale Prices ini mengukur persentasi perubahan harga barang dan jasa di tingkat produsen yang akan mempengaruhi inflasi ditingkat konsumen, karena kenaikan atau penurunan harga dari produsen akan dibebankan ke konsumen. Kriteria PPI juga mencakup jasa konstruksi, belanja pemerintah dan ekspor.
Ada 2 data yang dirilis yaitu PPI inti (Core PPI) dan PPI total, masing-masing untuk m/m (month over month) yang dibandingkan dengan bulan sebelumnya dan y/y (year over year) yang dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya. PPI inti tidak termasuk harga makanan dan energi. PPI total AS m/m bulan Desember 2016 lalu naik 0.3%, lebih tinggi dari perkiraan yang akan naik 0.1% tetapi lebih rendah dari Nopember yang naik 0.4%, sementara untuk basis tahunan (y/y) PPI total bulan Desember 2016 naik 1.6%, sesuai dengan perkiraan dan merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak bulan September 2014. PPI inti bulan Desember m/m naik 0.2%, lebih rendah dari perkiraan yang akan naik 0.3% dan juga lebih rendah dari bulan Nopember yang naik 0.4%.
Untuk bulan Januari 2017 diperkirakan baik PPI total m/m akan kembali naik 0.3%, PPI total y/y akan naik 1.6% dan PPI inti m/m akan naik 0.2%, Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Jam 22:00 WIB: testimoni ketua The Fed Janet Yellen (Berdampak tinggi pada USD)

Janet Yellen dijadwalkan memberikan testimoni mengenai laporan kebijakan moneter The Fed didepan Senate Banking Committee di Washington DC, yang dilanjutkan dengan tanya jawab. Testimoni ini adalah hari pertama dari dua hari yang direncanakan. Pelaku pasar menunggu acara tanya jawab yang diperkirakan akan membahas waktu kenaikan suku bunga acuan The Fed.


Regards,
Jogja-ifx Introducing Broker Instaforex


Share to :

Kurs Hari Ini
Kamis, 23 Februari 2017

DepositWithdraw
Member
1350012750
Non Member
1400012250

Stok Dollar : $ 30559
Stok Rupiah : Rp. 225750000,-

 Deposit        Withdraw

Dapatkan bonus - bonus yang menarik dengan bergabung menjadi member jogja-ifx.

 Open Account Now

Analisa Teknikal


Untuk merubah time frame, silahkan tekan dan tahan tombol time frame, kemudian geser ke time frame yang diinginkan.


Copyright © 2017 Jogja-ifx.org | Introducing Broker Instaforex